Selasa, 30 Oktober 2012
TINDAKAN PREVENTIF TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN
TINDAKAN PREVENTIF TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN
Kebakaran datang seringkali secara tiba-tiba tetapi setidaknya kita
berusaha menghindari terjadinya kebakaran dengan melakukan tindakan
preventif, dimana dituntut kedisiplinan tinggi dari para staf pegawai arsip untuk
melakukan upaya-upaya pencegahan tersebut. Lembaga Kearsipan atau
Perpustakaan harus menetapkan aturan-aturan yang tegas sebagai upaya
tindakan pencegahan terhadap timbulnya kebakaran. Diantaranya tidak boleh
merokok di dalam ruang penyimpanan, tutup selalu pintu yang ada diruang
penyimpan sehingga apabila terjadi kebakaran maka api tidak akan mudah
menyebar, tidak menyimpan bahan-bahan kimia yang mudah terbakar atau
meledak, melakukan pemeliharaan secara teratur peralatan listrik supaya tidak
terjadi kontak singkat yang berpotensi menimbulkan percikan api, pemilihan
material yang tahan api untuk gedung penyimpan arsip, mengupayakan
pemeliharaan gedung didalam dan diluar untuk mencegah timbulnya kebakaran,
dan mengupayakan pemasangan alat pemantau / detektor kebakaran sehingga
kebakaran dapat diketahui sedini mungkin, menyediakan alat pemadam
kebakaran diruang penyimpanan. Perlakuan untuk arsipnya sedapat mungkin
arsip diletakkan didalam boks sehingga tidak langsung terkena api bila
kebakaran terjadi.
Dengan melakukan tindakan yang bersifat prefentif atau pencegahan
sebelum bahaya kebakaran terjadi, maka kita akan dapat menyelamatkan arsip
yang sangat bernilai guna sejarah baik dari segi fisik maupun informasi yang
terkandung di dalamnya serta menghemat biaya perawatan arsip dikemudian
hari dibanding apabila kita tidak melakukan upaya pencegahan apapun. Karena
biaya perawatan arsip pasca kebakaran akan jauh lebih mahal, dan hal paling
berbahaya adalah kemungkinan hilangnya informasi yang terkandung dalam
arsip bila musibah terjadi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar